1. Diprakarsai Oleh Institut Seni Indonesia pada Tahun 2015

1. Diprakarsai Oleh Institut Seni Indonesia pada Tahun 2015
youtube.com/Apict Cinema

Sejak ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 7 November tahun 2003 hingga tahun 2014, belum ada penetapan “hari wayang” dari pemerintah atau lembaga manapun. Lalu pada tahun 2015, para seniman akademisi di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, membuat gagasan dan memprakarsai perayaan “hari wayang dunia”.


Seperti dikutip dari  pikiran-rakyat.com, Institut Seni Indonesia Surakarta menggelar parade wayang pada tanggal 7 – 8 November 2015. Menurut Rektor ISI Surakarta, Sri Rochana Widiastutieningrum pada saat itu, ISI Surakarta telah mengadakan kegiatan dalam beberapa tahun kebelakang untuk menyambut “hari wayang”.  Dan pada “hari wayang” tahun 2015  ini, ISI mengajak para seniman wayang dari berbagai daerah dari mulai dalang anak sampai dalang profesional seperti Ki Manteb Sudarsono dan Ki Enthus Susmono, untuk menggelar festival wayang 2015.

2. Tahun 2016 Perayaan Hari Wayang di Gelar Lebih Meriah

2. Tahun 2016 Perayaan Hari Wayang di Gelar Lebih Meriah
isi-ska.ac.id

Pada tahun 2016, ISI Surakarta kembali menggelar kegiatan untuk menyambut Hari Wayang yang berlangsung lebih meriah. Seperti dilansir dari laman isi-ska.ac.id, Berbagai kegiatan digelar dengan melibatkan berbagai pihak, seperti Pameran Wayang yang dalam kegiatannya mempertemukan para kreator, kolektor dan pengrajin aneka wayang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

isi-ska.ac.id

Wayang yang dipamerkan diantaranya wayang kulit, wayang golek, wayang klithik dan wayang kaca. Selain itu Digelar juga Lomba Melukis dan Mewarnai wayang, yang bertujuan untuk mengenalkan wayang kepada generasi muda. Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa sekolah mulai dari tingkat TK hingga SLTA. 

isi-ska.ac.id

Dan bagi yang tertarik untuk membuat wayang, ISI Surakarta juga menggelar Workshop pembuatan wayang dengan menghadirkan pemateri dari kreator wayang, penatah dan penyungging wayang yang telah memiliki reputasi tinggi. Tentu saja pada peringatan wayang 2016 ini juga digelar pementasan wayang dari berbagai daerah di nusantara, seperti wayang kulit, wayang golek, wayang banjar dan wayang sasak.


Selain ISI Surakarta, beberapa pemerintah daerah juga menggelar pagelaran wayang, untuk merayakan Hari Wayang Dunia.

isi-ska.ac.id

3. Tahun 2017, Pemprov Jogjakarta Gelar Seminar Internasional Tentang Wayang

3. Tahun 2017, Pemprov Jogjakarta Gelar Seminar Internasional Tentang Wayang
eventsolo.com

Pada Tahun 2017, tidak hanya ISI Surakarta yang memperingati Hari Wayang, di beberapa daerah ramai digelar Festival Wayang, seperti di Semarang, Cirebon, Solo, Bekasi dan Jogjakarta.


Selain Festival Wayang, Pemerintah Provinsi Jogjakarta dalam rangka menyambut Hari Wayang Dunia pada tahun 2017 ini, telah menggelar Seminar Internasional “Menghidupi Wayang di Abad 21” .

jogjaprov.go.id

Seperti dilansir dari laman jogja.prov.go.id, Seminar yang mengambil tema “Perlindungan Wayang dan Kandungan Nilai-nilainya” di gelar di Gedung Pracimosono, pada senin 16 November 2017. Seminar tidak hanya dihadiri oleh para pemerhati budaya dari dalam negeri, namun dihadiri juga oleh perwakilan dari negara sahabat seperti Kanada, Singapura, Australia, Inggris dan Amerika Serikat.


Sementara disampaikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X,  dalam sambutan tertulisnya,  bahwa dunia pewayangan memang menarik untuk dicermati dan bisa dijadikan latar belakang kehidupan, tidak hanya untuk masyarakat yang berada di Jawa, namun juga masyarakat dunia, karena sifat wayang yang universal. Lebih lanjut Sri Sultan menjelaskan bahwa wayang bukan hanya mahakarya seni yang dibawa oleh para wali, namun juga sebagai ekspresi nilai-nilai masyarakat yang membentuk identitas budaya khususnya komunitas jawa.


0

Average: 3
Rating Count: 1
You Rated: Not rated

Please log in to rate.

or to post your response.

Trenzing

TRENZING

Buat konten kreatif dapat uang? Create Post
Hot Topic
Pinned Posts